PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., secara resmi membuka Turnamen Futsal Kapolda Cup VIII Tahun 2026, Selasa (11/8/26).
Ajang bergengsi yang diinisiasi oleh SANS Bengkulu ini diikuti oleh 146 tim peserta dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK/Madrasah, termasuk tim undangan dari Pekan Baru dan Provinsi tetangga lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolda mengapresiasi seluruh pihak, khususnya Ketua SANS Provinsi Bengkulu, panitia, serta sponsor yang telah menyukseskan acara ini. Ia menegaskan bahwa turnamen ini merupakan wadah penting untuk membentuk kedisiplinan, karakter, dan kesehatan fisik generasi muda.
"Ini sangat membantu dalam rangka membentuk disiplin, karakter, jiwa yang sehat, dan berprestasi untuk anak-anak muda SD, SMP, dan SMA di Provinsi Bengkulu, serta tamu peserta dari daerah lainnya," ujar Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid.
Kapolda juga memberikan pesan mendalam mengenai arti kompetisi kepada para pelajar. Ia meminta seluruh peserta untuk menjaga emosi dan menghindari perselisihan selama turnamen berlangsung.
“Pertandingan kalah menang itu biasa. Jadi kalau ada yang kalah, tidak perlu berkecil hati berarti latihannya kurang. Yang menang, tidak boleh sombong. Tetap menghargai yang kalah. Jadi event ini jangan sampai ada yang berantem. Saya tidak mau,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai sportivitas, Kapolda mengumumkan adanya kategori penghargaan baru dalam turnamen edisi ke-8 ini, yaitu predikat “Tim Sportif”. Penghargaan ini diberikan untuk mengedukasi para atlet muda agar berjiwa besar.
"Nanti ada tambahan juara Tim paling Sportif. Jadi tim yang sportif itu belum tentu yang juara. Tim yang sportif itu dia kalah dia menerima, dia menang pun dia menghormati yang dikalahkannya," tambahnya.
Di samping memotivasi para atlet, Kapolda Bengkulu juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan peringatan keras terkait bahaya laten narkoba di kalangan remaja.
Melalui ajang olahraga ini, Kapolda berharap para siswa dapat membentangi diri dari pengaruh zat terlarang dan menyalurkan energi positif mereka ke dalam jalur prestasi.
“Para peserta pelajar yang saya banggakan, saya titip pesan. Jangan cari jati diri melalui narkoba. Cari jati diri melalui prestasi olahraga futsal. Mari kita jadikan Kapolda Cup VIII SANS Futsal Tournament 2026 ini sebagai bagian dari gerakan bersama untuk berprestasi tanpa narkoba,” pungkasnya.
Turnamen ini diharapkan mampu memunculkan bibit-bibit atlet futsal berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Provinsi Bengkulu dan wilayah Sumatra di kancah nasional. Selamat bertanding kepada seluruh peserta, tunjukkan sportivitas terbaik demi generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi.