PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Kawasan Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu dipastikan akan menjadi lautan manusia pada malam final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Mengantisipasi lonjakan penonton dan demi kelancaran acara yang didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu serta Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu ini, pihak Kepolisian Polresta Bengkulu telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan penutupan jalur total.
Kapolresta Bengkulu melalui Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, menegaskan bahwa seluruh kendaraan yang biasa melintasi area Simpang Lima akan dialihkan sepenuhnya ke jalur alternatif. Langkah ini diambil agar area pusat kegiatan steril dan aman bagi para pencinta sepak bola.
“Bagi pengemudi mobil dan pengendara motor akan semuanya dialihkan saat penutupan total sejak pukul 8 malam. Masyarakat diimbau dan nantinya dialihkan menggunakan jalur alternatif,” ungkap AKP Aan Setiawan.
Selain menutup akses jalan utama menuju Simpang Lima, Satlantas Polresta Bengkulu juga telah memetakan beberapa titik kantong parkir khusus. Lokasi ini disediakan agar kendaraan roda dua maupun roda empat milik warga yang ingin menonton bersama (nobar) tidak menimbulkan kemacetan baru.
Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap keamanan kendaraan masing-masing selama jalannya acara.
“Masyarakat yang menyaksikan Nobar Final Piala Dunia agar nantinya tetap tertib berlalu lintas dan patuhi rambu-rambu lalu lintas serta memarkirkan kendaraan sebagaimana tempatnya dengan mengunci stang,” tegas Kasat Lantas.
Partai Final Piala Dunia ini bukan hanya sekadar ajang pembuktian untuk Lionel Messi dan kawan-kawan dalam mempertahankan status mereka sebagai juara bertahan.
Bagi Messi, pertemuan dengan tim matador Spanyol bukanlah laga yang mudah. Pasalnya, Spanyol datang dengan generasi emas baru yang memiliki kolektivitas bermain sangat tinggi, ditambah ikatan emosional mendalam Messi dengan sepak bola Spanyol yang menghabiskan sebagian besar karier suksesnya di Barcelona. Laga ini diprediksi akan menjadi duel taktik yang sengit sekaligus menguras emosi.
