Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Mengintip Rangkaian Hari Pertama Festival Pantai Panjang 2026 dari Sesi Pagi hingga Panggung Malam

 

PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Perhelatan pariwisata tahunan yang paling dinantikan di Kota Bengkulu, Festival Pantai Panjang 2026, resmi bergulir pada hari Jumat, 24 Juli 2026.

Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat dan wisatawan sudah terasa di sepanjang kawasan pantai Ikonik tersebut demi menyaksikan langsung pembukaan salah satu pesta budaya terbesar tahun ini.

Seluruh rangkaian kegiatan di hari pertama dikemas secara padat dan dinamis dengan memadukan unsur tradisi lokal yang sakral, pelibatan sekitar ekonomi kreatif melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, hingga panggung hiburan musik modern pada malam hari.

Rangkaian kemerahan hari pertama ini secara garis besar dibagi ke dalam tiga sesi utama yang berlangsung dari pagi hingga lanul malam. Sesi pertama diawali lepat pada pukul 07.00 WIB saat gergang festival resmi dibuka untuk umum bersamaan dengan mulainya operasional seluruh stan penyewa.

Setengah jam berselang, pantila menyambut kedatangan rombongan tamu kehormatan melalui prosesi penyambutan VIP yang diringi oleh aluran musik pengiring Dhol dari Sangar Muaro Bungo.

Nuansa budaya Bengkulu semakin kental terasa ketika penonton disuguhkan penampilan Tari Pensebahan Sekaput Sirih sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang bagi para tamu pening.

Memasuki agenda ini di pagi hari, rangkaian pembukaan dipandu oleh pembawa acara melalui segmen siesipan sebelum menyanangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat, yang kemudian dilanjutkan dengan serandung Mars Kota Bengkulu serta pembacaan doa bersama.

Setelah laparan resmi disampaikan oleh Ketua Pantai Yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, giliran Walikata Bengkulu yang maju untuk menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh hadirin. Puncak dari upacara pembukaan ini ditandai dengan prosesi pemukulan instrumen musik tradisional Dol secara bersama-sama oleh jajaran Forum Koindinasi Pimpinan Daerah atau Forkopinda.

Setelah momen seremonial tersebut diabadikan dalam sesi foto bersama di panggung utama, rombongan tamu VIP langsung bergerak melakukan peninjauan ke area stan UMKM. Di saat yang bersamaan, atmosfer di sekitar pantai kian semarak dengan dinulainya kompetisi olahraga berupa pertandingan sepak bola pantai serta kreativitas anak anak dalam lomba mewarai.

Beralih ke sesi kedua yang dimulai pada sore hari tepat pukul 15.00 WIB, suasana festival beralih menjadi lebih santai namun tetap saat akan edukasi. Pembawa acara kembali membuka sesi ini dengan membagikan berbagai informasi penting terkait sponsor utama serta ragam aktivitas menarik yang bisa diikuti oleh pengunjung di sekitar area festival.

Sorotan utama pada sore hari ini terletak pada Penampilan Tari Literasi Cendika yang berhasil menyedot perhalan para pengunjung yang sedang menikmati suasana senja di tepi pantai. Sesi sore ini kemudian ditutup secara resmi pada pukul 16.05 WIB untuk memberikan jeda bagi pengunjung sebelum memasuki puncak acara di malam hari.

Ketika malam hari liba, Festival Pantai Panjang 2026 menyaijikan energi yang sepenuhnya berbeda melalui pelaksanaan sesi ketiga yang dimulai pukul 19.00 WIB.

Acara malam bertajuk Opening Night ini dibuka dengan pengenalan kembali para sponsor serta penyampaian informasi mengenai agenda kegiatan untuk hari kedua esok. Sorak sorai penonton mulai bergemuruh saat panggung utama menampilkan kolaborasi seni dari ARhomeProduction bersama Riika yang tampil memukau selama dua jam penuh.

Ketegangan penantian semakin memuncak ketika pembawa acara memperkenalkan bintang tamu utama malam itu, yakni Band The Bencolen.

Grup musik kebanggaan masyarakat Bengkulu ini sukses menghentik panggung dengan performa musik yang interakif dan memikai seluruh pasang mata yang hadir, sebelum seluruh rangkaian hari pertama resmi ditutup oleh pembawa acara tepat pada pukul 22.20 WIB.

Festival Pantai Panjang 2026 sengaja dirancang sedemikian rupa agar kaya akan warna dan mampu menyemuh berbagai lapisan masyarakat.

Transisi acara dari sakralnya pemukulan instrumen Dol bersama jajaran Forkopinda di pagi hari, hingga besamya energi panggung musik yang dihadirkan oleh Band The Bencolen di malam hari, merupakan representasi dari semangat Bengkulu yang menghargai tradisi sekaligus adapti terhadap perkembangan zaman.

Festival ini tidak hanya sekadar menjadi pesta budaya semata, melainkan juga berfungsi nyata sebagai roda penggerak ekonomi bagi para pelaku UMKM yang terlibat.

Sebagai penutup, Pemerintah Kota Bengkulu mengajak seluruh warga Kota Bengkulu serta para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk terus menamalkan kawasan pantai dan memastikan diri mereka tidak melewatkan satu pun pertunjukan seru yang telah disiapkan untuk hari-hari berikutnya.