Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Lulusan Terbaik, Wlikota Bengkulu Paparkan Rencana Aksi 'SUPER APPS' Bengkulu di Lemhanas


PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi diundang khusus oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI sebagai Keynote Speaker dalam acara Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III.

Di hadapan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syazili, serta 25 kepala daerah dari seluruh Indonesia, pria yang akrab disapa Bang Dewa ini memaparkan rencana aksi strategis Smart City Kota Bengkulu.

Undangan ini bukan tanpa alasan. Dedy Wahyudi merupakan alumni KPPD Angkatan Il sekaligus menyandang predikat sebagai peserta terbaik bersama 25 kepala daerah lainnya pada angkatan tersebut. Kehadirannya di forum bergengsi ini adalah untuk membagikan kisah sukses dan inovasi yang tengah dibangun di Kota Bengkulu.

“Ya, saya diundang untuk berbagi pengalaman dan melaporkan rencana aksi aplikasi super apps yang saat ini sudah memasuki fase penyempurnaan. Jadi aplikasi ini bisa digunakan untuk semua. Pokoknya ado galo (semuanya ada),” papar Dedy.

Dalam presentasinya, Dedy menyoroti masalah klasik digitalisasi biokrasi saat ini, di mana hampir setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meluncurkan aplikasinya sendiri-sendiri. Mulai dari aplikasi pembayaran PBB, pengurusan KTP, hingga pembuatan IMB/PBG.

Banyaknya aplikasi ini dinilai tidak efisiendan membebani masyarakat karena keterbatasan kapasitas memori ponsel yang berbeda-beda. Sebagai solusinya, Pemerintah Kota Bengkulu mengintegrasikan seluruh layanan tersebut ke dalam satu aplikasi tunggal bernama “Ado Galo”.

“Nah, solusinya kita buat 1 aplikasi yang menggabungkan semuanya. Mau lapor jalan rusak bisa juga di sini. Idenya didapat ketika saya studi di Singapura yang diselenggarakan Lemhannas. Di Singapura super apps-nya diberi nama Sing Pass. Kalau di Korea K-Gov. Nah, Kota Bengkulu kita juga akan buat,” jelas Dedy antusias.

Saat ini, aplikasi "Ado Galo" sedang dalam tahap finalisasi, termasuk penguatan sistem keamanan siber guna mengantisipasi ancaman peretasan, serta penyempurnaan fitur-fitur pendukung. Rencananya, super apps kebanggaan warga Bengkulu ini akan resmi diluncurkan pada Agustus mendatang.

Inovasi terintegrasi ini rupanya menarik perhatian serius dari pemerintah pusat. Jika proyek percontohan ini berhasil, Kemendagri berencana mengadopsi sistem ini untuk diimplementasikan di wilayah lain.

"Jika ini sukses, Pak Wamen (Wamendagri) minta saya untuk mempresentasikan secara khusus. Bahkan akan dibagikan ke seluruh daerah se-Indonesia," tutupnya penuh optimis.