PedomanBengkulu.com, Seluma - Hari pertama masuk sekolah pasca libur semester di SMP Negeri 5 Seluma diwarnai aksi unjuk rasa. Ratusan siswa menggelar aksi menuntut pencopotan Kepala Sekolah, Fetry Harneli.
Aksi berlangsung Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, usai upacara bendera di lapangan sekolah. Kegiatan belajar mengajar sempat terhenti karena aksi tersebut.
Siswa yang didominasi kelas VIII dan IX berkumpul sambil membentangkan spanduk. Isinya menuntut agar Fetry Harneli segera dipindahkan dari jabatannya. Secara bergantian, mereka juga menyampaikan aspirasi di depan guru dan warga sekolah.
Para siswa meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma segera turun tangan. Mereka mengaku sudah merasakan berbagai persoalan selama Fetry Harneli menjabat sebagai kepala sekolah.
Aksi berlangsung tertib selama kurang lebih 1,5 jam. Tidak ada tindakan anarkis. Sejumlah guru terlihat mengawasi dan mengimbau siswa menjaga ketertiban. Karena cuaca terik, siswa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke kelas.
Aksi ini menambah panjang polemik di SMPN 5 Seluma. Sebelumnya, puluhan guru juga pernah menolak kepemimpinan Fetry Harneli. Persoalan itu bahkan sempat dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Seluma. Namun hingga kini kepala sekolah tersebut masih menjabat.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa inisiator aksi. Pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seluma juga belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi.
Masyarakat berharap persoalan ini segera diselesaikan melalui dialog. Kepentingan pendidikan dan kenyamanan siswa diharapkan menjadi prioritas agar proses belajar kembali normal.
(Penulis: rmt)
