PedomanBengkulu.com, Jakarta – Sebanyak 1.354 jamaah haji asal Provinsi Bengkulu kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama memastikan seluruh kesiapan teknis dan administrasi jamaah hampir rampung, dengan jadwal masuk asrama haji dimulai pada 23 April 2026.
Dari total jamaah tersebut, 1.276 merupakan jamaah reguler dan 68 lainnya merupakan jamaah lanjut usia (lansia) yang menjadi prioritas pelayanan. Proses pelunasan biaya haji, pemeriksaan kesehatan, hingga pengurusan dokumen perjalanan seperti paspor dan visa dilaporkan berjalan sesuai jadwal.
Ketua Majelis Taklim Perempuan Pimpinan Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Bengkulu, Hj Leni Haryati John Latief, mengingatkan bahwa kesiapan jamaah tidak hanya sebatas administratif dan fisik, tetapi juga mencakup kesiapan mental dan spiritual.
“Menjelang keberangkatan ini, jamaah harus benar-benar mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan kesiapan hati,” kata Hj Leni Haryati John Latief, Kamis (16/4/2026).
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ini menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dengan cukup istirahat serta menghindari aktivitas yang menguras energi, termasuk kegiatan perpisahan yang berlebihan. Selain itu, jamaah diimbau memastikan kelengkapan obat-obatan pribadi beserta dokumen medis pendukung.
"Hendaknya teliti saat menerima dokumen di asrama, termasuk gelang identitas, paspor, dan visa," pesan Hj Leni Haryati John Latief.
Perempuan berhijab kelahiran Taba Anyar ini juga mengingatkan agar jamaah kembali memantapkan pemahaman manasik haji, terutama tata cara umrah wajib setibanya di Tanah Suci.
“Yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental. Jamaah harus siap menghadapi antrean panjang, cuaca panas, dan kerumunan besar. Semua itu harus disikapi dengan sabar dan ikhlas agar ibadah dapat berjalan lancar dan mendapat rida Allah subhanahu wa ta'ala,” tambah Hj Leni Haryati John Latief.
Pembina Bundo Kanduang Provinsi Bengkulu ini menambahkan, dengan waktu keberangkatan yang tinggal menghitung hari, ia berharap jamaah haji Bengkulu dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat.
"Semoga seluruh jamaah haji tahun 2026 ini meraih predikat haji mabrur," tutup Hj Leni Haryati John Latief. [**]
