Sticky

FALSE

Page Nav

HIDE

GRID

GRID_STYLE

Hover

TRUE

Hover Effects

TRUE

Berita Terkini

latest

Senator Leni John Latief Ajak Masyarakat Jaga Bengkulu dari Ancaman Langit Lewat Ikhtiar, Informasi dan Doa

Senator Leni John Latief Ajak Masyarakat Jaga Bengkulu dari Ancaman Langit Lewat Ikhtiar, Informasi dan Doa

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Peringatan dini yang dirilis BMKG Bengkulu untuk periode 23–30 Maret 2026 menjadi pengingat serius bagi seluruh masyarakat di Bumi Merah Putih. Dalam rentang waktu tersebut, wilayah Bengkulu diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

"Kondisi ini membuka peluang terjadinya bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan genangan di sejumlah titik rawan. Semoga tidak sampai terjadi," kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Leni Haryati John Latief, Kamis (26/3/2026).

Hampir seluruh kabupaten/kota terdampak dalam peringatan ini, mulai dari Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Tengah, hingga Kaur. Fenomena ini dipicu oleh dinamika atmosfer lokal dan regional yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan, khususnya di wilayah pesisir barat Sumatra.

"Di tengah potensi tersebut, kewaspadaan harus menjadi sikap utama. Warga di daerah rawan seperti kalau di Kota Bengkulu di Kelurahan Tanjung Jaya, Sukamerindu, dan Rawa Makmur diimbau untuk tetap siaga. Debit air sungai dapat meningkat sewaktu-waktu akibat kiriman dari wilayah hulu, yang kerap datang tanpa tanda yang kasat mata," ujar Hj Leni Haryati John Latief.

Lulusan Magister Administrasi Publik Universitas Bengkulu ini menekankan, menghadapi situasi ini, masyarakat tidak boleh lengah. Pemantauan informasi resmi melalui kanal Info BMKG maupun aplikasi mobile BMKG menjadi langkah penting agar setiap perkembangan cuaca dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat.

"Kesiapsiagaan keluarga, lingkungan, hingga aparat setempat menjadi kunci dalam meminimalkan risiko," tandas Hj Leni Haryati John Latief.

Ketua Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Dewan Masjid Indonesia (BKMM-DMI) Provinsi Bengkulu ini menambahkan, di atas segala ikhtiar lahiriah, ada dimensi batiniah yang tak kalah penting. Bencana bukan semata persoalan alam, tetapi juga pengingat akan keterbatasan manusia di hadapan kekuasaan Allah, Tuhan Semesta Alam.

"Momentum ini seyogianya menjadi ajakan untuk memperbaiki hubungan spiritual, memperbanyak doa, istighfar, dan kepedulian sosial. Kita berharap, dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dan doa yang tulus, Bengkulu dijauhkan dari segala musibah dan malapetaka. Semoga hujan yang turun menjadi berkah, bukan bencana, menjadi rahmat yang menyuburkan kehidupan, bukan ujian yang meluluhlantakkan," tutup Hj Leni Haryati John Latief. [**]